tujuhdetiknews.com ,MAROS – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) KIPFA Maros menunjukkan kepedulian nyatanya kepada masyarakat kurang mampu. Melalui kolaborasi dan dukungan dari seorang donatur (“Hamba Allah”), LSM KIPFA Maros menyalurkan sejumlah paket sembako kepada warga fakir miskin di wilayah Kabupaten Maros.
Bantuan yang disalurkan meliputi bahan pokok harian seperti beras, telur, serta beberapa kebutuhan dasar lainnya. Meskipun bantuan tersebut terbilang sederhana, LSM KIPFA Maros berharap aksi sosial ini dapat langsung tersentuh oleh masyarakat yang membutuhkan serta meringankan beban ekonomi harian mereka di tengah momentum peringatan hari lahir bangsa.
Ketua dan pengurus LSM KIPFA Maros menegaskan bahwa semangat kemerdekaan tidak boleh berhenti pada seremonial belaka. Kemerdekaan yang sejati harus tercermin dari kemandirian dan kesejahteraan ekonomi rakyatnya. Masyarakat yang sejahtera dan tangguh secara sosial adalah pilar utama kekuatan negara. Oleh karena itu, pengentasan kemiskinan dan peningkatkan taraf hidup masyarakat harus menjadi prioritas utama bagi seluruh elemen bangsa ke depannya.
Tidak hanya menyalurkan bantuan sosial, momentum kemerdekaan RI ke-81 ini juga dimanfaatkan oleh LSM KIPFA Maros untuk menyampaikan pesan moral dan kritik sosial yang mendalam kepada para pemangku kebijakan, baik di tingkat daerah maupun pusat.
LSM KIPFA Maros mengingatkan para pejabat pemerintah dan wakil rakyat agar senantiasa menjaga amanah jabatan yang diberikan oleh masyarakat. Mereka menegaskan bahwa tugas utama penyelenggara negara adalah mengabdi serta memperjuangkan hak-hak rakyat, bukan justru memperkaya diri atau kelompok tertentu.
“Para wakil rakyat dan pejabat sekiranya bisa lebih fokus mensejahterakan rakyatnya demi menopang kekuatan bangsa dan negara. Jangan sampai ada tindakan yang justru merampas hak-hak rakyat atau merampok hasil jerih payah masyarakat demi kepentingan pribadi maupun kelompok, yang pada akhirnya hanya akan menambah penderitaan rakyat kecil,” tegas perwakilan LSM KIPFA Maros.
Di usia Indonesia yang telah menginjak 81 tahun ini, LSM KIPFA Maros berharap tidak ada lagi masyarakat yang hidup jauh dari kata layak. Pemerintah diharapkan hadir secara utuh melalui program-program pemberdayaan ekonomi yang nyata, merata, dan berkelanjutan.
Sebagai penutup, atas nama keluarga besar LSM KIPFA Maros, mereka menyampaikan harapan besar agar pemerintah daerah maupun pusat dapat senantiasa memprioritaskan dua hal vital bagi keberlangsungan hidup bermasyarakat: kesejahteraan ekonomi dan jaminan rasa aman. Dengan hadirnya negara di tengah rakyat, Indonesia akan berdiri jauh lebih kokoh dan berdaulat.













