MAROS — Suasana Kantor Desa Lekopancing, Kecamatan Tanralili, Kabupaten Maros, mendadak ramai dan dipadati oleh ratusan warga, Sabtu. Warga dari berbagai dusun tampak antusias mendatangi lokasi sejak pagi hari demi mengikuti kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis yang diselenggarakan atas kerja sama antara mahasiswa Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar bersama Pemerintah Desa Lekopancing.
Kegiatan bakti sosial ini tidak hanya berfokus pada pelayanan kesehatan masyarakat semata, tetapi juga menghadirkan inovasi menarik yang peduli terhadap lingkungan dan ketahanan pangan keluarga. Setiap warga yang telah selesai melakukan pemeriksaan kesehatan secara gratis langsung diberikan bonus berupa bibit tanaman produktif untuk ditanam di pekarangan rumah masing-masing.
Adapun jenis bibit tanaman yang dibagikan meliputi bibit pohon sirsak, jambu, jeruk nipis, hingga daun salam. Langkah ini dinilai sangat strategis untuk mendorong masyarakat memanfaatkan lahan kosong di sekitar rumah menjadi kebun produktif yang bernilai gizi dan ekonomis.
Kepala Desa Lekopancing, Kaluddin Rapi, S.Sos., yang ditemui di lokasi kegiatan, menyampaikan apresiasi yang tinggi serta rasa bangganya atas kolaborasi positif yang terjalin antara pemerintah desa dan para mahasiswa Unismuh Makassar.
“Kami sangat menyambut baik dan mengapresiasi inisiatif luar biasa dari adik-adik mahasiswa Unismuh Makassar yang telah memilih Desa Lekopancing sebagai lokasi pengabdian. Kegiatan ini sangat membantu masyarakat kami dalam memantau kondisi kesehatan mereka secara berkala tanpa harus jauh-jauh pergi ke fasilitas kesehatan,” ujar Kaluddin Rapi.
Ia juga menambahkan bahwa pemberian bibit tanaman buah dan rempah tersebut merupakan bagian dari program edukasi lingkungan untuk memotivasi warga agar lebih peduli terhadap pemanfaatan pekarangan rumah.
“Selain diperiksa kesehatannya agar tetap bugar, warga juga kami bekali bibit tanaman seperti sirsak, jambu, jeruk nipis, dan daun salam. Harapannya, ke depan pekarangan rumah warga tidak hanya hijau dan Asri, tetapi juga bisa menghasilkan buah dan bumbu dapur sendiri yang bermanfaat bagi kesehatan keluarga,” tambahnya.
Antusiasme warga terlihat jelas dari ramainya antrean di meja pendaftaran pemeriksaan tensi darah, pengecekan gula darah, hingga konsultasi kesehatan umum. Kehadiran para mahasiswa Unismuh Makassar yang ramah dan cekatan turut mencairkan suasana, membuat warga lanjut usia hingga anak-anak merasa nyaman selama proses pemeriksaan berlangsung.
Melalui sinergi antara dunia kampus dan pemerintah desa ini, diharapkan kesadaran masyarakat Desa Lekopancing terhadap pentingnya menjaga kesehatan serta melestarikan lingkungan hijau di sekitar tempat tinggal dapat terus meningkat secara berkelanjutan. (Ac)













