• Box Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
Wednesday, October 28, 2026
Tujuhdetiknews
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Politik
  • Opini
  • Beranda
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Politik
  • Opini
No Result
View All Result
TujuhDetikNews
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Politik
  • Opini

LEMKIRA Indonesia Tuding Pemkab Maros Tutup Mata: 277 Perumahan Terbangun, Baru 20 Serahkan PSU!

Red-01 by Red-01
04/08/2026
in Regional
LEMKIRA Indonesia Tuding Pemkab Maros Tutup Mata: 277 Perumahan Terbangun, Baru 20 Serahkan PSU!

7Detiknews, MAROS – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) LEMKIRA Indonesia melayangkan kritik tajam terhadap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros terkait carut-marutnya penyerahan Prasarana, Sarana, dan Utilitas (PSU) atau fasilitas umum dan fasilitas sosial (fasum-fasos) oleh para pengembang perumahan.

Aktivis LEMKIRA Indonesia, Ismail Tantu, menilai Pemkab Maros seolah “tutup mata” melihat ratusan PSU perumahan yang hingga kini terbengkalai dan tak mampu ditertibkan.

Berdasarkan data yang dihimpun, terdapat 277 titik lokasi perumahan dengan total 64.513 unit rumah terbangun di Kabupaten Maros. Ironisnya, baru 20 pengembang perumahan (sekitar 7% lebih) yang secara resmi menyerahkan fasum-fasosnya kepada pemerintah daerah.

Fasum Rusak dan Aset Daerah Terancam

Ismail Tantu menegaskan bahwa rendahnya angka penyerahan PSU ini menunjukkan bentuk ketidakpatuhan pengembang terhadap regulasi daerah yang ada. Dampaknya langsung dirasakan oleh warga pemukiman.

“Banyak jalan perumahan rusak, saluran air tersumbat, hingga ruang terbuka hijau (RTH) tidak terawat tanpa kejelasan anggaran perbaikan resmi. Pemkab Maros sendiri kesulitan melakukan intervensi perbaikan karena aset tersebut belum tercatat secara hukum sebagai milik daerah,” tegas Ismail.

Menurutnya, pengawasan yang lemah serta minimnya sanksi tegas dari dinas terkait menjadi alasan utama para pengembang mengabaikan aturan serah terima PSU setelah seluruh unit rumah laku terjual. Bahkan, tidak sedikit pengembang yang sudah beroperasi hingga puluhan tahun namun tetap abai.

Desak Libatkan Kejaksaan dan Satpol PP

Atas kondisi tersebut, LSM LEMKIRA Indonesia mendesak Pemkab Maros untuk segera mengambil langkah strategis dan tegas. Salah satunya dengan membentuk tim khusus penertiban serta meninjau ulang atau mencabut izin operasional pengembang nakal.

Ismail menekankan perlunya keterlibatan Aparat Penegak Hukum (APH), khususnya Kejaksaan Negeri (Kejari) Maros dan Satpol PP, untuk menagih komitmen pengembang perumahan agar segera memproses administrasi pelepasan hak atas PSU.

“Pemerintah tidak boleh kalah dengan pengembang nakal. Libatkan Kejaksaan Negeri Maros untuk memproses pelepasan hak aset ini. Jangan sampai ada indikasi penggelapan atau alih fungsi fasum-fasos secara ilegal,” tambahnya.

Ancaman Pidana bagi Pengembang Bandel

LEMKIRA Indonesia mengingatkan bahwa kewajiban penyerahan PSU diatur secara tegas dalam UU No. 1 Tahun 2011 tentang Perumahan dan Kawasan Permukiman (Pasal 47 ayat 4), UU No. 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja, serta Perda Kabupaten Maros Nomor 5 Tahun 2015.

Dalam aturan tersebut, pengembang dilarang keras mengalihfungsikan apalagi memperjualbelikan fasum dan fasos. Praktik penyalahgunaan atau jual beli aset fasum dapat dipidana atas tuduhan penipuan maupun pelanggaran tata ruang.

Sanksi bagi pengembang yang melanggar pun berjenjang, mulai dari:

  • Sanksi Administratif: Peringatan tertulis, pembatasan kegiatan pembangunan, hingga pembekuan atau penghentian izin usaha/pembangunan (UU No. 6/2023 Pasal 150).
  • Sanksi Pidana: Ancaman pidana penjara dan denda bagi penyelenggara perumahan yang dengan sengaja melanggar kewajiban penyerahan atau menyalahgunakan fungsi fasum-fasos untuk kepentingan pribadi.
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

TETAPKAN SIKAP TEGAS! LMP Marcab Maros Minta APH Dan Kapolres Baru Tutup Tambang Liar Rusak Lingkungan

Next Post

Sikat Tambang Ilegal Tanpa Pandang Bulu! LIDIK PRO Beri ‘Tugas Perdana’ Buat Kapolres Maros yang Baru

Related Posts

Manajemen RSUD Dr. La Palaloi Maros Bergerak Cepat Evaluasi Layanan IGD dan Beri Sanksi Tegas Petugas Keamanan
Regional

Manajemen RSUD Dr. La Palaloi Maros Bergerak Cepat Evaluasi Layanan IGD dan Beri Sanksi Tegas Petugas Keamanan

28/10/2026
Pesan Karutan Barru Sulsel untuk Warga Binaan di Hari Sumpah Pemuda ke-98
Regional

Pesan Karutan Barru Sulsel untuk Warga Binaan di Hari Sumpah Pemuda ke-98

28/10/2026
Darurat Kekerasan Remaja di Maros: Pelajar SMA Diduga Tikam Siswa SMP di Kawasan ‘Ujung Landasan’ Bandara
Regional

Darurat Kekerasan Remaja di Maros: Pelajar SMA Diduga Tikam Siswa SMP di Kawasan ‘Ujung Landasan’ Bandara

28/10/2026
Next Post
Sikat Tambang Ilegal Tanpa Pandang Bulu! LIDIK PRO Beri ‘Tugas Perdana’ Buat Kapolres Maros yang Baru

Sikat Tambang Ilegal Tanpa Pandang Bulu! LIDIK PRO Beri 'Tugas Perdana' Buat Kapolres Maros yang Baru

POPULAR NEWS

Polsek Lau Maros Ringkus Empat Pelaku Pencurian Sapi, Tiga Ekor Ternak Sempat Dijual Rp24 Juta

Polsek Lau Maros Ringkus Empat Pelaku Pencurian Sapi, Tiga Ekor Ternak Sempat Dijual Rp24 Juta

19/09/2026
Keluarga Dahlan paiben Tegaskan Kawal Kasus Pemukulan oleh Pengusaha Tambang di Tompobulu Hingga Tuntas

Keluarga Dahlan paiben Tegaskan Kawal Kasus Pemukulan oleh Pengusaha Tambang di Tompobulu Hingga Tuntas

30/03/2026

Arogansi Pemilik Alat Berat, Dua Warga Masale Maros Jadi Korban Penganiayaan

29/03/2026
RSUD dr. La Palaloi Maros Beri Klarifikasi Soal Isu Pelayanan IGD yang Sempat Viral, Tegaskan Komitmen Utamakan Keselamatan Pasien

RSUD dr. La Palaloi Maros Beri Klarifikasi Soal Isu Pelayanan IGD yang Sempat Viral, Tegaskan Komitmen Utamakan Keselamatan Pasien

27/10/2026
LKBH Bongkar Dugaan Penahanan Bayi oleh Rumah Quran di Maros, Kades Disebut Terlibat.

LKBH Bongkar Dugaan Penahanan Bayi oleh Rumah Quran di Maros, Kades Disebut Terlibat.

11/05/2026

EDITOR'S PICK

Pemerintah Batasi AI Instan seperti ChatGPT bagi Siswa SD–SMA

Pemerintah Batasi AI Instan seperti ChatGPT bagi Siswa SD–SMA

13/03/2026
Pemerintah Kabupaten dan DPRD Maros Sepakat Lanjutkan Ranperda Masyarakat Hukum Adat ke Tahap Pembahasan Pansus

Pemerintah Kabupaten dan DPRD Maros Sepakat Lanjutkan Ranperda Masyarakat Hukum Adat ke Tahap Pembahasan Pansus

14/10/2026
Antrean Solar Subsidi di Maros Makin Parah, LSM PEKAN-21 Duga Ada “Permainan” Bisnis Ilegal

Antrean Solar Subsidi di Maros Makin Parah, LSM PEKAN-21 Duga Ada “Permainan” Bisnis Ilegal

12/10/2026
Dugaan Batas Lahan Polsek Turikale Saling Klaim, Pemkab Maros Segera Lakukan Pengecekan Lapangan

Dugaan Batas Lahan Polsek Turikale Saling Klaim, Pemkab Maros Segera Lakukan Pengecekan Lapangan

16/07/2026
No Result
View All Result
  • Box Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy