• Box Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
Sunday, November 8, 2026
Tujuhdetiknews
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Politik
  • Opini
  • Beranda
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Politik
  • Opini
No Result
View All Result
TujuhDetikNews
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Politik
  • Opini

Kekurangan Blangko KTP Saat Urus Pemutakhiran Data Desil Dinsos, Muncul Dugaan Didramatisir Oknum

Red-01 by Red-01
06/11/2026
in Regional
Kekurangan Blangko KTP Saat Urus Pemutakhiran Data Desil Dinsos, Muncul Dugaan Didramatisir Oknum

MAROS — Niat baik warga Kabupaten Maros untuk melakukan pemutakhiran data kependudukan demi menyukseskan program pemerintah justru berujung pada kekecewaan mendalam. Sejumlah warga yang mendatangi Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Maros harus gigit jari lantaran layanan pencetakan Kartu Tanda Penduduk (KTP) terkendala alasan klasik: ketiadaan blangko.

Krisis ketersediaan blangko KTP ini dirasakan langsung oleh Samsir, salah seorang warga Kelurahan Bontoa. Kedatangan Samsir ke kantor Disdukcapil bukan tanpa alasan; ia berniat memperbarui data kependudukannya, khususnya terkait perubahan status perkawinan dan strata ekonomi pada identitas resminya.

Langkah proaktif tersebut diambil Samsir menyusul adanya imbauan resmi dari Dinas Sosial (Dinsos) agar masyarakat segera melakukan pemutakhiran data desil. Pemutakhiran ini sangat krusial bagi warga untuk menyesuaikan status ekonomi riil mereka agar valid dalam basis data kesejahteraan sosial. Terlebih lagi, KTP berstatus mutakhir menjadi salah satu dokumen penunjang dan syarat mutlak yang tidak bisa ditawar dalam proses verifikasi tersebut.

“Kami ingin ikuti imbauan pemerintah untuk memperbarui data desil sesuai strata ekonomi kami yang sebenarnya. Dokumen KTP ini kan instrumen penunjang yang paling utama untuk perubahan itu. Tapi begitu sampai di Disdukcapil, kami malah dihadapkan pada kenyataan bahwa blangko KTP kosong,” ujar Samsir dengan nada kecewa.

Kendala teknis terkait ketiadaan blangko KTP ini tidak hanya menghambat proses administrasi Samsir seorang diri, melainkan juga dirasakan oleh puluhan warga lainnya yang datang dari berbagai kecamatan di Kabupaten Maros. Mereka khawatir penundaan pencetakan identitas ini akan membuat mereka tertinggal dari pendataan program-program strategis pemerintah pusat maupun daerah yang mensyaratkan validitas data kependudukan secara real-time.

Di tengah keresahan warga akibat mandeknya layanan cetak KTP tersebut, situasi di lapangan kian memanas dengan munculnya berbagai rumor liar di tengah masyarakat. Muncul dugaan kuat di kalangan warga bahwa ketiadaan blangko KTP di Disdukcapil Maros bukanlah murni persoalan logistik dari pusat, melainkan sebuah kondisi yang sengaja didramatisir oleh oknum-oknum tertentu untuk mencari keuntungan pribadi.

Rumor ini berhembus kencang seiring dengan lambatnya transparansi informasi terkait estimasi kapan ketersediaan blangko KTP akan kembali normal. Sejumlah warga mensinyalir bahwa kelangkaan ini kerap dimanfaatkan oleh oknum calo atau pihak internal yang tidak bertanggung jawab untuk menawarkan jalur belakang atau pungutan liar demi mempercepat proses pencetakan dokumen kependudukan yang sangat mendesak tersebut.

“Setiap kali kami tanya, jawabannya selalu sama: blangko kosong dan belum ada kejelasan kapan datang. Tapi di sisi lain, ada saja desas-desus bahwa kalau pakai jalur khusus atau ‘biaya pelicin’, urusan bisa segera beres. Ini kan menimbulkan tanda tanya besar, apakah benar stok dari pusat yang habis, atau ada oknum yang sengaja mendramatisir situasi ini demi meraup keuntungan?” ungkap salah seorang warga lain yang enggan disebutkan namanya.

Situasi ini tentu menjadi sorotan tajam bagi integritas pelayanan publik di Kabupaten Maros. Masyarakat mendesak agar Inspektorat Daerah maupun lembaga pengawasan independen segera turun tangan untuk mengaudit tata kelola distribusi blangko KTP di Disdukcapil Maros. Transparansi dan akuntabilitas mutlak diperlukan agar masyarakat tidak menjadi korban dari dugaan permainan oknum yang mempermainkan hak-hak administratif warga demi kepentingan pribadi.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Tujuhdetiknews masih berupaya melakukan konfirmasi lebih lanjut kepada Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Maros guna mendapatkan klarifikasi resmi terkait penyebab pasti kelangkaan blangko KTP serta langkah konkret apa yang akan diambil untuk mengatasi keresahan masyarakat tersebut. (Ac)

ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Sambut Hari Bhakti Kemenimipas ke-2, Lapas Maros Gelar Aksi Bersih-Bersih Lingkungan Kantor

Next Post

Sinergi Pemkab Maros dan Lapas Kelas IIB Perkuat Pemenuhan Hak Warga Binaan Lansia Melalui Program SAPA LANSIA PAS

Related Posts

Cekcok Masalah Upah Berujung Maut di Maros, Pria Paruh Baya Nekat Tikam Rekan Pakai Badik Usai Tenggak Ballo
Regional

Cekcok Masalah Upah Berujung Maut di Maros, Pria Paruh Baya Nekat Tikam Rekan Pakai Badik Usai Tenggak Ballo

07/11/2026
Parah! Pelaku Asusila Anak di Maros Malah Kabur, PPA Polres Maros Dituding Lamban Kerja
Regional

Parah! Pelaku Asusila Anak di Maros Malah Kabur, PPA Polres Maros Dituding Lamban Kerja

07/11/2026
TPI Maros Semakin Menyempit akibat Pabrik Es, Pedagang Ikan Terpaksa Melapak di Lahan Parkir
Regional

TPI Maros Semakin Menyempit akibat Pabrik Es, Pedagang Ikan Terpaksa Melapak di Lahan Parkir

07/11/2026
Next Post
Sinergi Pemkab Maros dan Lapas Kelas IIB Perkuat Pemenuhan Hak Warga Binaan Lansia Melalui Program SAPA LANSIA PAS

Sinergi Pemkab Maros dan Lapas Kelas IIB Perkuat Pemenuhan Hak Warga Binaan Lansia Melalui Program SAPA LANSIA PAS

POPULAR NEWS

Polsek Lau Maros Ringkus Empat Pelaku Pencurian Sapi, Tiga Ekor Ternak Sempat Dijual Rp24 Juta

Polsek Lau Maros Ringkus Empat Pelaku Pencurian Sapi, Tiga Ekor Ternak Sempat Dijual Rp24 Juta

19/09/2026
Keluarga Dahlan paiben Tegaskan Kawal Kasus Pemukulan oleh Pengusaha Tambang di Tompobulu Hingga Tuntas

Keluarga Dahlan paiben Tegaskan Kawal Kasus Pemukulan oleh Pengusaha Tambang di Tompobulu Hingga Tuntas

30/03/2026
RSUD dr. La Palaloi Maros Beri Klarifikasi Soal Isu Pelayanan IGD yang Sempat Viral, Tegaskan Komitmen Utamakan Keselamatan Pasien

RSUD dr. La Palaloi Maros Beri Klarifikasi Soal Isu Pelayanan IGD yang Sempat Viral, Tegaskan Komitmen Utamakan Keselamatan Pasien

27/10/2026
Kenaikan Kunjungan Pasien di RS dr. La Palaloi Maros: IGD Alami Over Kapasitas, Warga Diminta Manfaatkan Puskesmas Terlebih Dahulu

Kenaikan Kunjungan Pasien di RS dr. La Palaloi Maros: IGD Alami Over Kapasitas, Warga Diminta Manfaatkan Puskesmas Terlebih Dahulu

01/11/2026

Arogansi Pemilik Alat Berat, Dua Warga Masale Maros Jadi Korban Penganiayaan

29/03/2026

EDITOR'S PICK

Lakukan Evakuasi 68 Pendaki Terjebak Kebakaran Gunung Bulu Saukang, Dandim 1422 Maros Turun Langsung ke Lokasi

Lakukan Evakuasi 68 Pendaki Terjebak Kebakaran Gunung Bulu Saukang, Dandim 1422 Maros Turun Langsung ke Lokasi

07/09/2026
Pemkab Maros Gandeng Swasta Olah Sampah Jadi Energi, Teken MoU Pengembangan RDF di TPA Bontoramba

Pemkab Maros Gandeng Swasta Olah Sampah Jadi Energi, Teken MoU Pengembangan RDF di TPA Bontoramba

27/03/2026
PDAM Tirta Bantimurung Relokasi Pipa Distribusi Utama demi Proyek Jembatan Maros, Pasokan Air Jalur Sudirman Sempat Terganggu

PDAM Tirta Bantimurung Relokasi Pipa Distribusi Utama demi Proyek Jembatan Maros, Pasokan Air Jalur Sudirman Sempat Terganggu

13/10/2026
Cegah Sejak Dini, Kejari Maros Gelar Program Jaksa Masuk Sekolah di SDN 22 Bahas Bullying dan Anti-Korupsi

Cegah Sejak Dini, Kejari Maros Gelar Program Jaksa Masuk Sekolah di SDN 22 Bahas Bullying dan Anti-Korupsi

23/09/2026
No Result
View All Result
  • Box Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy