• Box Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
Sunday, November 8, 2026
Tujuhdetiknews
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Politik
  • Opini
  • Beranda
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Politik
  • Opini
No Result
View All Result
TujuhDetikNews
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Politik
  • Opini

Krisis Air hingga Ancaman Tambang, HPPMI Maros Tagih Tanggung Jawab Nyata Pemerintah dan DPRD

Red-01 by Red-01
01/11/2026
in Regional
Krisis Air hingga Ancaman Tambang, HPPMI Maros Tagih Tanggung Jawab Nyata Pemerintah dan DPRD

MAROS — Kabupaten Maros di bawah sorotan tajam. Alih-alih memperlihatkan progres kesejahteraan yang merata, daerah berjuluk Bumi Turatea ini justru dihadapkan pada rentetan persoalan krusial yang kian kompleks dan seolah jalan di tempat. Mulai dari wilayah utara yang hingga kini masih bergulat dengan krisis air bersih, fasilitas sosial (fasos) dan fasilitas umum (fasum) yang terbengkalai, hingga wilayah selatan yang terus-menerus terancam oleh kerusakan lingkungan akibat aktivitas pertambangan yang masif.

Di tengah himpitan berbagai persoalan tersebut, publik kini melayangkan gugatan moral yang besar: sejauh mana pemerintah daerah dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) hari ini benar-benar menjalankan fungsi serta tanggung jawab konstitusional mereka?

Pertanyaan mendasar ini disuarakan secara lantang oleh Sekretaris Umum Pengurus Pusat Himpunan Pelajar Pemuda Mahasiswa Indonesia (PP HPPMI) Maros, Qadarusman. Dalam keterangannya, ia secara tegas mempertanyakan keseriusan para pemangku kebijakan dan seluruh pihak terkait dalam menyelesaikan problem-problem dasar yang langsung dirasakan oleh masyarakat sehari-hari.

“Ketika masyarakat di wilayah utara masih kesulitan mendapatkan air bersih, fasilitas umum dan fasilitas sosial yang masih butuh perhatian lebih, dan wilayah selatan yang terus digerus aktivitas tambang, lantas apa yang dikerjakan pemerintah dan para wakil rakyat kita? Jangan sampai jabatan hanya menjadi simbol kekuasaan tanpa keberanian memperjuangkan masyarakat,” tegas Qadarusman dengan nada geram.

Menurut Qadarusman, kondisi yang dihadapi Kabupaten Maros saat ini menuntut kehadiran negara secara utuh. Pemerintah daerah dan DPRD Kabupaten Maros diingatkan agar tidak terus-menerus berlindung di balik dinding retorika dan deretan janji kosong semata. Menurutnya, masyarakat sudah lelah dengan narasi pembangunan yang indah di atas kertas namun kosong dalam realisasi di lapangan. Yang dibutuhkan warga saat ini adalah tindakan nyata dan solutif, bukan sekadar kunjungan seremonial yang minim esensi.

Krisis air bersih yang melanda wilayah utara Maros, misalnya, telah menjadi catatan hitam yang berulang setiap tahun tanpa adanya skema penanganan jangka panjang yang efektif. Warga terpaksa harus berjuang mencari sumber air demi kebutuhan hidup sehari-hari di tengah wilayah yang seharusnya bisa diintervensi oleh kebijakan anggaran daerah.

Di sisi lain, situasi di wilayah selatan Kabupaten Maros tidak kalah mengkhawatirkan. Aktivitas pertambangan yang terus beroperasi dinilai kian menggerus daya dukung lingkungan. Ancaman kerusakan ekologis, hilangnya ruang hidup yang aman, serta potensi bencana lingkungan mengintai keselamatan warga sekitar.

HPPMI Maros menilai bahwa fungsi pengawasan (controlling) yang melekat pada lembaga legislatif (DPRD) seakan tumpul menghadapi masifnya persoalan ini. Padahal, kekuasaan dan mandat politik yang diemban oleh para pejabat daerah maupun anggota dewan harus selalu berada dalam pengawasan publik, serta wajib dipertanggungjawabkan sepenuhnya kepada rakyat Maros.

Melihat akumulasi persoalan ini, PP HPPMI Maros mendesak adanya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Pemerintah Daerah dan DPRD Kabupaten Maros. Kebijakan pembangunan yang digelontorkan dinilai harus berorientasi pada kemaslahatan rakyat secara menyeluruh, bukan sekadar mengejar target angka statistik pembangunan fisik yang megah, sementara kebutuhan dasar rakyat terabaikan dan lingkungan sekitar rusak parah.

“Maros membutuhkan kebijakan yang memberikan manfaat dan menjangkau seluruh wilayah, bukan sekadar angka pembangunan tapi tertinggal dalam pemenuhan kebutuhan dasar dan perlindungan lingkungannya,” pungkas Qadarusman menutup pernyataannya. (Ac)

ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Kenaikan Kunjungan Pasien di RS dr. La Palaloi Maros: IGD Alami Over Kapasitas, Warga Diminta Manfaatkan Puskesmas Terlebih Dahulu

Next Post

Puluhan Tahun Mengabdi, Empat Jukir RSUD La Palaloi Maros Mendadak Diberhentikan Pengelola: Begini Saling Balas Klarifikasinya!

Related Posts

Cekcok Masalah Upah Berujung Maut di Maros, Pria Paruh Baya Nekat Tikam Rekan Pakai Badik Usai Tenggak Ballo
Regional

Cekcok Masalah Upah Berujung Maut di Maros, Pria Paruh Baya Nekat Tikam Rekan Pakai Badik Usai Tenggak Ballo

07/11/2026
Parah! Pelaku Asusila Anak di Maros Malah Kabur, PPA Polres Maros Dituding Lamban Kerja
Regional

Parah! Pelaku Asusila Anak di Maros Malah Kabur, PPA Polres Maros Dituding Lamban Kerja

07/11/2026
TPI Maros Semakin Menyempit akibat Pabrik Es, Pedagang Ikan Terpaksa Melapak di Lahan Parkir
Regional

TPI Maros Semakin Menyempit akibat Pabrik Es, Pedagang Ikan Terpaksa Melapak di Lahan Parkir

07/11/2026
Next Post
Puluhan Tahun Mengabdi, Empat Jukir RSUD La Palaloi Maros Mendadak Diberhentikan Pengelola: Begini Saling Balas Klarifikasinya!

Puluhan Tahun Mengabdi, Empat Jukir RSUD La Palaloi Maros Mendadak Diberhentikan Pengelola: Begini Saling Balas Klarifikasinya!

POPULAR NEWS

Polsek Lau Maros Ringkus Empat Pelaku Pencurian Sapi, Tiga Ekor Ternak Sempat Dijual Rp24 Juta

Polsek Lau Maros Ringkus Empat Pelaku Pencurian Sapi, Tiga Ekor Ternak Sempat Dijual Rp24 Juta

19/09/2026
Keluarga Dahlan paiben Tegaskan Kawal Kasus Pemukulan oleh Pengusaha Tambang di Tompobulu Hingga Tuntas

Keluarga Dahlan paiben Tegaskan Kawal Kasus Pemukulan oleh Pengusaha Tambang di Tompobulu Hingga Tuntas

30/03/2026
RSUD dr. La Palaloi Maros Beri Klarifikasi Soal Isu Pelayanan IGD yang Sempat Viral, Tegaskan Komitmen Utamakan Keselamatan Pasien

RSUD dr. La Palaloi Maros Beri Klarifikasi Soal Isu Pelayanan IGD yang Sempat Viral, Tegaskan Komitmen Utamakan Keselamatan Pasien

27/10/2026
Kenaikan Kunjungan Pasien di RS dr. La Palaloi Maros: IGD Alami Over Kapasitas, Warga Diminta Manfaatkan Puskesmas Terlebih Dahulu

Kenaikan Kunjungan Pasien di RS dr. La Palaloi Maros: IGD Alami Over Kapasitas, Warga Diminta Manfaatkan Puskesmas Terlebih Dahulu

01/11/2026

Arogansi Pemilik Alat Berat, Dua Warga Masale Maros Jadi Korban Penganiayaan

29/03/2026

EDITOR'S PICK

Dugaan Main Mata Izin Beda Koordinat, LEMKIRA dan LSM KIPFA Desak Penegak Hukum Usut Penyadapan Getah Pinus Ilegal di Laiya Maros

Dugaan Main Mata Izin Beda Koordinat, LEMKIRA dan LSM KIPFA Desak Penegak Hukum Usut Penyadapan Getah Pinus Ilegal di Laiya Maros

19/09/2026
Mahasiswa UMI Gulirkan Program PPK Ormawa di Desa Bonto Manurung, Dorong Pemberdayaan Hutan Pinus Berbasis Ecoforestry

Mahasiswa UMI Gulirkan Program PPK Ormawa di Desa Bonto Manurung, Dorong Pemberdayaan Hutan Pinus Berbasis Ecoforestry

24/08/2026
Mantapkan Persiapan HKG PKK Ke-54, Warga Bontomanurung Maros Rela Begadang Percantik Kampung

Mantapkan Persiapan HKG PKK Ke-54, Warga Bontomanurung Maros Rela Begadang Percantik Kampung

02/07/2026
Lidik Pro Maros Bongkar Kejanggalan Dokumen Sarman, Dukung Kabid Propam Polda Sulsel Berantas Mafia Tanah

Lidik Pro Maros Bongkar Kejanggalan Dokumen Sarman, Dukung Kabid Propam Polda Sulsel Berantas Mafia Tanah

11/04/2026
No Result
View All Result
  • Box Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy